RBA Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Tertinggi dalam Hampir 15 Tahun
Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,60% pada hari Selasa. Kenaikan tersebut membawa suku bunga Australia ke level tertinggi sejak Oktober 2011, atau hampir 15 tahun, seiring meningkatnya risiko inflasi akibat tingginya harga energi dan ketatnya kapasitas ekonomi domestik.
Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh seluruh anggota dewan penentu kebijakan RBA. Kenaikan 25 basis poin ini merupakan yang keempat sepanjang 2026, setelah bank sentral Australia memulai siklus pengetatan kebijakan pada awal tahun. Langkah tersebut sebelumnya telah diperkirakan secara luas menyusul sejumlah pernyataan hawkish dari para pejabat RBA serta data inflasi Australia yang masih berada jauh di atas target tahunan bank sentral sebesar 2%-3%.
RBA menegaskan akan terus mengambil langkah yang dianggap diperlukan untuk mengembalikan inflasi secara berkelanjutan ke target, termasuk menaikkan kembali suku bunga acuan jika diperlukan. Bank sentral juga mengatakan sejumlah risiko kenaikan inflasi yang telah diidentifikasi pada Agustus mulai terealisasi, terutama akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang mendorong harga energi global, serta meningkatnya permintaan teknologi yang dipicu oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Selain tekanan dari harga energi dan teknologi, keterbatasan kapasitas domestik juga menjadi faktor pendorong kenaikan harga. RBA sebelumnya memperingatkan bahwa permintaan domestik perlu melemah, kemungkinan melalui perlambatan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, untuk membantu mengendalikan tekanan inflasi. Capital Economics menilai risiko terhadap pandangan bahwa suku bunga Australia telah mencapai puncaknya kini semakin meningkat. Mereka juga mencatat RBA menghapus pernyataan sebelumnya bahwa kebijakan moneter berada dalam kondisi “agak restriktif”, yang dapat menunjukkan bahwa bank sentral belum sepenuhnya yakin bahwa perjuangan melawan inflasi telah selesai.
Pasar keuangan Australia merespons kenaikan suku bunga dengan pergerakan terbatas. Dolar Australia menguat tipis, dengan pasangan AUDUSD naik sekitar 0,06%. Sementara itu, pasar saham bergerak sedikit melemah, dengan indeks ASX 200 turun sekitar 0,1%.
sumber : investing
