AUDUSD Menguat, Pasar Antisipasi Kenaikan Suku Bunga RBA
Pasangan mata uang AUDUSD menguat mendekati level 0,7120 pada awal sesi perdagangan Eropa hari Selasa. Penguatan Dolar Australia terjadi setelah Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock menyampaikan pandangannya mengenai tantangan inflasi akibat guncangan pasokan. Pelaku pasar kini menantikan pidato sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) untuk memperoleh petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Dalam pidatonya, Bullock menyatakan bahwa guncangan pasokan sulit diatasi melalui kebijakan moneter. Namun, bank sentral tetap perlu menangani dampak lanjutan dari guncangan tersebut terhadap inflasi. Pernyataan ini disampaikan menjelang pertemuan kebijakan RBA pada 28–29 September 2026, ketika pasar memperkirakan adanya potensi kenaikan suku bunga acuan Australia akibat meningkatnya harga energi dan risiko inflasi.
Ekspektasi kenaikan suku bunga RBA semakin menguat. Bloomberg Economics memperkirakan RBA berpotensi menaikkan suku bunga pada pekan depan, bahkan membuka kemungkinan kenaikan lanjutan pada November. Pasar uang memperkirakan peluang sekitar 90% untuk kenaikan sebesar 25 basis poin menjadi 4,6%, sementara analis Commerzbank mencatat probabilitas sekitar 85% berdasarkan pasar OIS RBA. Ekspektasi tersebut memberikan dukungan terhadap Dolar Australia.
Di sisi lain, Dolar AS masih memperoleh dukungan dari sikap hawkish sejumlah pejabat The Fed. Bank sentral Amerika Serikat mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,75%–4,00% dan mengisyaratkan kemungkinan kenaikan tambahan sebelum akhir tahun. Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee menyoroti pentingnya memperhatikan guncangan pasokan yang berulang, sedangkan Presiden The Fed St. Louis Alberto Musalem menyatakan bahwa kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan untuk mencapai target inflasi.
Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 56,5% untuk kenaikan suku bunga The Fed setidaknya 25 basis poin pada pertemuan Oktober, meningkat dari 43,5% pada pekan sebelumnya. Perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara RBA dan The Fed akan menjadi faktor penting bagi pergerakan AUDUSD dalam waktu dekat. Fokus utama selanjutnya tertuju pada keputusan suku bunga RBA, perkembangan inflasi Australia, serta pernyataan pejabat The Fed yang berpotensi memengaruhi arah Dolar Australia dan Dolar AS.
sumber : fxstreet
