Emas Tertekan, Dolar AS Menguat di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga emas (XAUUSD) bergerak melemah pada perdagangan Jumat dan gagal mempertahankan kenaikan di atas US$4.100. XAUUSD diperdagangkan turun 0,62% ke level US$4.078,11 per troy ounce saat berita ini ditulis Pukul 14.00 WIB. Penguatan kembali Dolar AS (USD) serta meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) masih berpeluang menaikkan suku bunga menjadi faktor utama yang membatasi minat terhadap emas, yang tidak memberikan imbal hasil.
Data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal II melambat menjadi 1,5% dari sebelumnya 2,1%, sementara inflasi PCE dan Core PCE juga melandai. Kondisi tersebut sempat menekan USD, namun pelemahan tersebut tidak bertahan lama karena pasar kembali fokus pada risiko inflasi akibat lonjakan harga energi.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah militer AS melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran. Di sisi lain, Iran menolak proposal Oman terkait pengelolaan Selat Hormuz, sementara Arab Saudi membangun koalisi internasional untuk mengamankan jalur pelayaran di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab. Situasi ini menjaga risiko gangguan pasokan energi global tetap tinggi dan menopang harga minyak.
Kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi dapat kembali menguat, sehingga memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang tetap ketat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar masih memperkirakan peluang lebih dari 85% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya satu kali hingga akhir tahun, yang turut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi AS dan memperkuat Dolar AS.
Secara keseluruhan, prospek jangka pendek emas masih cenderung terbatas. Meskipun perlambatan ekonomi AS mendukung permintaan aset safe haven, penguatan USD, tingginya imbal hasil obligasi, dan ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi menjadi hambatan utama bagi kenaikan emas. Pasar kini menantikan data Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi University of Michigan sebagai katalis berikutnya bagi arah pergerakan XAUUSD.
sumber : fxstreet
