PDB Inggris Menguat, GBPUSD Tetap Tertahan di Bawah 1,3500
Pound Inggris (GBP) bergerak relatif datar terhadap Dolar AS (USD) pada awal perdagangan London hari Kamis, dengan GBPUSD bertahan beberapa poin di bawah level 1,3500. Pertumbuhan ekonomi Inggris yang lebih kuat dari perkiraan tertahan oleh buruknya kinerja sektor industri, sementara Dolar AS masih bergerak dalam kisaran terbatas di tengah menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Data Office for National Statistics (ONS) menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh 0,6% pada kuartal II 2026, sama seperti kuartal sebelumnya dan lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 0,4%. Secara bulanan, PDB juga meningkat 0,3% pada Juni, setelah tidak mengalami pertumbuhan pada Mei. Hasil ini menunjukkan ketahanan ekonomi Inggris, meskipun tekanan ekonomi global masih cukup besar.
Namun, optimisme tersebut tertahan oleh lemahnya aktivitas industri. Produksi Industri turun 0,2% pada Juni, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan 0,1%, sementara Produksi Manufaktur merosot 0,5%, lebih buruk dari perkiraan penurunan 0,2%. Pelemahan sektor manufaktur mencerminkan tekanan dari tingginya biaya energi yang berkaitan dengan konflik di Timur Tengah.
Di sisi lain, Dolar AS masih menghadapi tekanan setelah data CPI AS menunjukkan moderasi inflasi pada Juli dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) sebelumnya menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja. Kondisi tersebut membuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September menurun. Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan sebesar 25 basis poin berada di sekitar 40%, turun dari 54% pada pekan sebelumnya.
Secara teknikal, GBPUSD masih memiliki peluang mempertahankan momentum positif selama bertahan di atas area support 1,3450–1,3400. Resistance terdekat berada di sekitar 1,3550, kemudian 1,3600 dan area pertengahan 1,36. Untuk jangka pendek, pasangan ini diperkirakan bergerak dalam kisaran 1,3450–1,3550, dengan arah berikutnya sangat bergantung pada sentimen pasar dan perkembangan ekspektasi kebijakan moneter The Fed.
sumber : fxstreet
