NFP AS Diperkirakan akan Tunjukkan Kenaikan Lapangan Pekerjaan yang Moderat
Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) Amerika Serikat (AS) akan merilis data Nonfarm Payrolls (NFP) yang tertunda untuk bulan Januari pada hari Rabu pukul 13:30 GMT (20:30 WIB).
Volatilitas seputar Dolar AS (USD) kemungkinan akan meningkat pada laporan ketenagakerjaan, dengan para investor mencari wawasan baru tentang arah suku bunga yang akan diambil oleh Federal Reserve (The Fed) AS.
BLS melaporkan awal pekan lalu bahwa mereka telah menunda rilis laporan ketenagakerjaan resmi, yang awalnya dijadwalkan pada hari Jumat, akibat penutupan sebagian pemerintah. Setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan paket pada hari Selasa untuk mengakhiri penutupan, agensi tersebut mengumumkan bahwa mereka akan merilis data pasar tenaga kerja pada hari Rabu, 11 Februari 2026.
Para investor memprakirakan NFP akan naik sebesar 66 ribu menyusul kenaikan 50 ribu yang tercatat di bulan Desember. Dalam periode ini, Tingkat Pengangguran diprakirakan akan tetap tidak berubah di 4,4%, sementara inflasi upah tahunan, yang diukur dengan perubahan dalam Pendapatan Rata-rata Per Jam, diproyeksikan akan melambat menjadi 3,6% dari 3,8%.
Dalam prapengumuman laporan ketenagakerjaan, analis TD Securities mencatat bahwa mereka memprakirakan penambahan pekerjaan akan tetap rendah di bulan Januari, meningkat sebesar 45 ribu.
“Kami memprakirakan sektor swasta akan menambah 40 ribu dan pemerintah akan menambah 5 ribu. Kami mengharapkan kekuatan sektor swasta terkonsentrasi di bidang kesehatan dan konstruksi. Kami memprakirakan Tingkat Pengangguran akan menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang berkelanjutan, tetap di 4,4%. Pasar tenaga kerja dengan pemecatan dan perekrutan yang rendah tetap ada. Pendapatan Rata-rata Per Jam kemungkinan meningkat 0,3% m/m dan 3,7% y/y,” tambah mereka.
sumber : fxstreet
