Mata Uang Asia Sideways, Dolar Turun dari Level Puncak Lima Bulan

Sebagian besar mata uang Asia bergerak sedikit pada hari Kamis, melihat sedikit dukungan bahkan ketika dolar turun tajam dari level tertinggi lima bulan karena ketidakpastian mengenai arah suku bunga AS masih tetap ada.

Volume perdagangan regional juga diredam dengan hari libur pasar di RRT dan Hong Kong.

Dolar turun dari level tertinggi 5 bulan setelah komentar Powell
dollar index dan dollar index futures turun sedikit di perdagangan Asia, memperpanjang penurunan tajam dalam semalam setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan sinyal yang beragam pada penurunan suku bunga AS.

Meskipun Powell mengatakan bahwa The Fed pada akhirnya akan memangkas suku bunga akhir tahun ini, ia hanya memberikan sedikit isyarat mengenai waktu dan skala potensi pemangkasan. Powell juga mengatakan bahwa bank sentral akan membutuhkan lebih banyak keyakinan bahwa inflasi bergerak menuju target tahunan 2%.

Komentar Powell muncul tepat sebelum data utama penggajian non-pertanian untuk bulan Maret, yang akan dirilis pada hari Jumat. Inflasi yang tinggi dan kekuatan di pasar tenaga kerja adalah dua pertimbangan terbesar The Fed untuk memangkas suku bunga.

Sebelum data tenaga kerja, fokus juga tertuju pada pidato anggota komite penetapan suku bunga The Fed lainnya. Anggota FOMC Michelle Bowman dan Thomas Barkin akan berbicara pada acara terpisah pada hari Kamis.

USDJPY sideways di dekat 152 di tengah ancaman intervensi
Yen Jepang bergerak sedikit pada hari Kamis, meskipun USDJPY tetap mendekati level tertinggi yang terakhir kali terlihat pada tahun 1990.

Kedekatan dengan level tertinggi 34 tahun, yang berada di atas level 152 untuk USDJPY, membuat pasar tetap waspada terhadap potensi intervensi pemerintah di pasar mata uang.

Sejumlah pejabat tinggi Jepang telah memperingatkan pasar untuk tidak berspekulasi terhadap yen, dan bahwa mereka tidak akan mengesampingkan langkah-langkah untuk menurunkan pasangan USDJPY.

Pelanggaran 152 telah menarik tingkat intervensi tertinggi oleh pemerintah Jepang pada tahun 2022.

Mata uang Asia yang lebih luas bergerak dalam kisaran datar hingga tinggi, di tengah liburan pasar China dan antisipasi lebih banyak isyarat pada suku bunga AS.

Pasangan Chinese yuan tetap rapuh, dengan pasangan USDCNH offshore tetap berada di atas level 7,2 yang diawasi ketat.

Pasangan AUDUSD dolar Australia naik 0,2%, mengikuti penguatan harga komoditas, sementara pasangan USDKRW won Korea Selatan naik 0,3%.

Pasangan USDSGD dolar Singapura menginjak air, sementara pasangan USDINR rupee India tetap mendekati rekor tertinggi di atas level 83.

Pertemuan Reserve Bank of India Fokus juga tertuju pada rapat Bank Sentral India (RBI) pada hari Jumat, di mana bank tersebut secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Namun, setiap komentar mengenai inflasi dan pertumbuhan ekonomi akan diawasi dengan ketat, terutama menjelang pemilihan umum India tahun 2024.


sumber : investing