Keputusan Suku Bunga ECB dan Data Pertumbuhan AS akan Tingkatkan Volatilitas

Pasar tetap gelisah pada hari Kamis dan arus safe-haven mendominasi pergerakan karena ketegangan geopolitik kembali meningkat. European Central Bank (ECB) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya hari ini dan Presiden ECB Christine Lagarde akan berbicara mengenai prospek kebijakan dan menjawab pertanyaan setelahnya. Kalender ekonomi AS akan menampilkan estimasi pertama data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga bersama dengan Pesanan Barang Tahan Lama bulan September dan Klaim Pengangguran Awal mingguan.

Israel meningkatkan serangan udara di Gaza dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada Rabu malam bahwa serangan udara “hanya permulaan” ketika mereka sedang mempersiapkan serangan darat ke wilayah tersebut. Mencerminkan sentimen penghindaran risiko di pasar, indeks saham berjangka AS terakhir terlihat turun antara 0,3% dan 1,25% hari ini.

Sementara itu, Indeks Dolar AS tetap berada di wilayah positif di atas 106,50 setelah membukukan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu, sementara benchmark imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun bertahan dengan nyaman di atas 4,9%. Perekonomian AS diprakirakan tumbuh pada tingkat tahunan 4,2% di kuartal ketiga.

ECB diprakirakan akan mempertahankan suku bunga utama tidak berubah setelah pertemuan kebijakan bulan Oktober. Pelaku pasar akan mencermati bahasa pernyataan dan komentar Lagarde, mengingat hilangnya momentum aktivitas ekonomi Eropa dan meningkatnya kekhawatiran terhadap ketidakpastian seputar prospek pertumbuhan dan inflasi. Menjelang acara ECB, EUR/USD relatif tenang di sekitar 1,0550.

USD/JPY menembus di atas kisaran perdagangan horizontal dan naik ke level tertinggi dalam setahun di atas 150,50 pada hari Kamis. Namun pasangan mata uang ini turun hampir 100 pip dalam hitungan menit setelah menyentuh 150,80, mengarah ke kemungkinan intervensi mata uang oleh Bank of Japan. Sebelumnya hari ini, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa intervensi FX bukan merupakan kontradiksi dari kebijakan pengalihan uang dari tabungan ke investasi.

GBP/USD ditutup di wilayah negatif pada hari Rabu dan terus melemah di sesi Asia pada hari Kamis. Pada saat berita ini dimuat, pasangan mata uang ini diperdagangkan di zona merah sedikit di bawah 1,2100.

Emas mendapat keuntungan dari kuatnya permintaan safe-haven dan naik ke area $1.990 pada Kamis pagi waktu Eropa.


sumber : fxstreet