Indeks Dolar Sideways, Jelang Rilis Data PDB dan Inflasi PCE AS

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, mempertahankan posisinya setelah mencatatkan kenaikan moderat di hari sebelumnya. DXY diperdagangkan di sekitar 98,60 saat berita ini ditulis Pukul 13.35 WIB pada hari Kamis. Para pedagang menunggu Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan, Produk Domestik Bruto yang Disetahunkan, dan data inflasi Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) untuk sinyal baru dalam ekonomi AS.

Greenback mendapat dukungan di tengah meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Bloomberg melaporkan pada hari Rabu bahwa Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mundur dari penerapan tarif pada barang-barang dari negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk mengambil alih Greenland. Ia mengatakan sebelumnya tidak ada “jalan kembali” pada ambisinya mengenai Greenland, di samping ancaman sebelumnya untuk menerapkan tarif baru sebesar 10% pada delapan negara Uni Eropa (UE).

Presiden Trump juga mencatat bahwa Amerika Serikat dan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) telah “membentuk kerangka kesepakatan di masa depan mengenai Greenland.” Namun, ia tidak merinci parameter dari kerangka yang disebutkan, dan masih belum jelas apa yang akan dicakup dalam kesepakatan tersebut.

Pejabat Federal Reserve (The Fed) telah menunjukkan urgensi yang terbatas untuk melonggarkan kebijakan tanpa bukti yang lebih jelas bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target 2%, meskipun pasar masih memperhitungkan 50 basis poin pemotongan suku bunga di akhir tahun ini.


sumber : fxstreet