Indeks Dolar AS Turun di Tengah Ketidakpastian dan Risiko Geopoilitik Timur Tengah

Indeks Dolar AS (DXY), sebuah indeks yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang enam mata uang dunia, saat ini diperdagangkan di 98,75 saat berita ini ditulis Pukul 13.20 WIB pada hari Selasa. DXY bergerak turun di tengah ketidakpastian dan risiko geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah.

Korps Pengawal Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran mengatakan bahwa Teheran yang akan menentukan kapan perang berakhir, bukan Amerika Serikat (AS). IRGC memperingatkan bahwa jika serangan AS dan Israel berlanjut, Iran dapat memblokir ekspor minyak regional. Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak yang melalui Selat Hormuz, Iran akan dihantam oleh AS. Ketidakpastian dan ketakutan akan perang yang berkepanjangan di Timur Tengah dapat mendorong para pedagang menuju mata uang safe-haven seperti Dolar AS dalam waktu dekat.

Perang di Timur Tengah memicu ketakutan inflasi meningkat di AS, yang meningkatkan kemungkinan Federal Reserve (The Fed) AS mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Pasar saat ini melihat peluang hampir 95% bahwa suku bunga AS akan tetap tidak berubah pada pertemuan Maret, menurut CME FedWatch tool.

Di sisi lain, laporan ketenagakerjaan AS yang suram untuk bulan Februari menempatkan Federal Reserve (The Fed) dalam posisi sulit. Laporan tenaga kerja Februari menunjukkan penurunan 92.000 lapangan kerja, sementara Tingkat Pengangguran naik menjadi 4,4% di bulan Februari dari 4,3% di bulan Januari.

Data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Februari akan menjadi pusat perhatian pada hari Rabu. IHK umum diprakirakan menunjukkan peningkatan 2,4% YoY di bulan Februari, sementara IHK inti diprakirakan menunjukkan kenaikan 2,5% selama periode yang sama. Jika laporan menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari yang diprakirakan, ini dapat mendukung Greenback dalam waktu dekat.


sumber : fxstreet