Harga Minyak Turun karena Kenaikan Stok Minyak Mentah AS

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $66,45 selama awal sesi Eropa pada hari Kamis. Harga WTI jatuh ke level terendah sejak Desember 2021 karena stok minyak mentah AS meningkat jauh lebih dari yang diprakirakan.
Persediaan minyak mentah meningkat minggu lalu. Laporan mingguan Administrasi Informasi Energi (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah di Amerika Serikat untuk pekan yang berakhir 28 Februari naik 3,614 juta barel, dibandingkan dengan penurunan 2,332 juta barel pada pekan sebelumnya. Konsensus pasar memprakirakan bahwa stok akan berkurang sebesar 290.000 barel.
Pengumuman OPEC+ untuk mempertahankan rencana peningkatan produksi mereka dari bulan April membebani harga WTI. OPEC+, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, memutuskan untuk meningkatkan output untuk pertama kalinya sejak 2022.
Selain itu, para pedagang minyak khawatir bahwa tarif pada barang-barang Kanada, Meksiko, dan Tiongkok yang mulai berlaku kemarin dapat memperlambat pertumbuhan, menciptakan hambatan bagi harga WTI.
Trump mengonfirmasi bahwa tarif pada Kanada dan Meksiko akan mulai berlaku pada hari Selasa. Langkah-langkah yang sebelumnya ditegaskan Trump, dimajukan ke bulan Maret setelah awalnya ditetapkan untuk bulan April. Namun, Trump mengecualikan produsen mobil dari tarif yang baru dikenakan pada Meksiko dan Kanada selama satu bulan.
sumber : fxstreet