Harga Minyak Turun karena Kekhawatiran Oversupply Minyak Mentah
West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di $62,66 saat berita ini ditulis Pukul 13.30 WIB pada hari Jumat. Harga WTI turun di tengah kekhawatiran oversupply yang terus berlanjut.
Badan Energi Internasional (IEA) pada hari Kamis memproyeksikan dalam laporan bulanan bahwa pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini akan lebih lemah dari yang diperkirakan sebelumnya, dengan pasokan keseluruhan diperkirakan akan melebihi permintaan.
Selain itu, peningkatan signifikan dalam stok minyak mentah AS mungkin berkontribusi pada penurunan harga WTI. Menurut laporan mingguan Administrasi Informasi Energi AS (EIA), stok minyak mentah di AS untuk minggu yang berakhir 6 Februari naik sebesar 8,53 juta barel, dibandingkan dengan penurunan 3,455 juta barel pada minggu sebelumnya.
Di sisi lain, meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dapat mendukung harga WTI. Wall Street Journal melaporkan pada hari Rabu bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menyita tanker yang membawa minyak mentah Iran, dan AS dapat mengirim kelompok serangan kapal induk kedua ke Timur Tengah jika pembicaraan nuklir dengan Iran gagal.
Para pedagang akan memantau dengan cermat perkembangan seputar hubungan diplomatik antara AS dan Iran. “Kekuatan pendorong utama di pasar minyak saat ini masih ketegangan AS-Iran,” kata Zhou Mi, seorang analis di lembaga penelitian yang berafiliasi dengan Chaos Ternary Futures Co. “Harga kemungkinan akan tetap volatile.”
sumber : fxstreet
