Harga Minyak Naik di Tengah Kekhawatiran Gangguan Pasokan Minyak Mentah

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di sekitar $79,20 per barel selama sesi Asia hari Selasa. Kenaikan harga minyak ini dapat dikaitkan dengan ketidakpastian seputar suplai minyak mentah di tengah kebakaran hutan di wilayah barat Kanada yang terpencil. Kekhawatiran muncul terkait kapasitas produksi negara tersebut sebesar 3,3 juta barel per hari (bph). Para petugas pemadam kebakaran pada hari Senin berpacu dengan waktu untuk mengatasi kebakaran di British Columbia dan Alberta, yang terletak dekat dengan jantung industri pasir minyak di negara tersebut.

Pasokan minyak juga dapat terpengaruh karena Hayan Abdul Ghani, Deputi Perdana Menteri untuk Urusan Energi dan Menteri Perminyakan Irak, menegaskan kembali dedikasi Irak terhadap pemangkasan produksi minyak secara sukarela yang telah disetujui oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), demikian Reuters mengutip kantor berita pemerintah Irak.

Di Amerika Serikat (AS), para pejabat Federal Reserve (The Fed) telah menyarankan bahwa suku bunga mungkin akan tetap tinggi untuk jangka waktu yang lama, sebuah langkah yang berpotensi berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan minyak di Amerika Serikat (AS), konsumen minyak terbesar di dunia. Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson menggemakan sentimen ini pada hari Senin, menganjurkan untuk mempertahankan suku bunga saat ini hingga tanda-tanda pelonggaran inflasi menjadi lebih jelas.

Pada hari Selasa, para investor mengantisipasi rilis Laporan Pasar Bulanan OPEC (MOMR), yang mempelajari faktor-faktor signifikan yang mempengaruhi pasar Minyak global dan menawarkan wawasan tentang tren pasar Minyak mentah untuk tahun mendatang. Selain itu, perhatian juga akan tertuju pada laporan Stok Minyak Mentah Mingguan API, yang akan memberikan data komprehensif mengenai total operasi kilang minyak di AS dan regional serta produksi produk-produk minyak bumi utama.


sumber : fxstreet