Harga Minyak Menguat karena Meningkatnya Situasi Geopolitik

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $67,88 di saat berita ini ditulis Pukul 13.12 WIB pada hari Selasa. Harga WTI melanjutkan rally karena Amerika Serikat (AS) berjanji untuk terus menyerang Houthie.

Houthis mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka meluncurkan serangan yang terdiri dari 18 rudal balistik dan jelajah serta drone, menargetkan kapal induk USS Harry S Truman dan kapal perang yang menyertainya di Laut Merah utara. Seorang juru bicara militer Houthi mengatakan bahwa serangan itu sebagai reaksi terhadap serangan udara AS yang disetujui oleh Trump terhadap daerah yang dikuasai pemberontak di Yaman, termasuk ibu kota Sanaa dan provinsi Saada, yang berbatasan dengan Arab Saudi.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan meminta pertanggungjawaban Iran atas serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi yang didukungnya di Yaman. Hal ini terjadi saat pemerintahan Trump memperluas operasi militer terbesar di Timur Tengah sejak kembalinya ke Gedung Putih. Gangguan di Laut Merah telah menyebabkan peningkatan harga transportasi energi dan harga WTI, karena pengiriman minyak dan gas terpaksa mengambil rute yang lebih panjang.

Serangkaian data ekonomi Tiongkok yang positif serta rencana khusus dari pejabat Tiongkok untuk meningkatkan konsumsi domestik berkontribusi pada kenaikan WTI. Pada hari Minggu, Tiongkok meluncurkan inisiatif khusus untuk meningkatkan konsumsi dan meningkatkan pendapatan. Langkah-langkah lain termasuk menstabilkan pasar saham dan properti. Penjualan Ritel Tiongkok naik 4% dalam dua bulan pertama tahun ini, dibandingkan dengan kenaikan 3,7% pada bulan Desember.

Di sisi lain, prospek ekonomi yang suram di tengah meningkatnya perang dagang global akibat kebijakan perdagangan proteksionis Trump dapat memberikan tekanan jual pada emas hitam ini. Tarif agresif Trump terhadap impor diprakirakan akan meningkatkan harga bagi bisnis, mendorong inflasi, dan merusak keyakinan konsumen yang berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.


sumber : fxstreet