Harga Emas Tertekan Jelang Risalah The Fed, Risiko Inflasi Jadi Perhatian
Harga Emas (XAUUSD) bergerak melemah dan diperdagangkan di bawah US$4.450 di awal sesi Eropa pada hari Rabu. Meskipun Dolar AS mengalami tekanan, investor masih berhati-hati dan cenderung menunggu kejelasan mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed). Kondisi ini membuat permintaan terhadap Emas belum cukup kuat untuk mendorong kenaikan yang berkelanjutan.
Perhatian utama pasar tertuju pada Risalah Rapat FOMC yang akan memberikan gambaran mengenai pandangan para pejabat The Fed terhadap suku bunga. Di sisi lain, kenaikan harga minyak akibat ketegangan AS-Iran dan ketidakpastian di Selat Hormuz kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi. Kondisi tersebut berpotensi mendorong The Fed mempertahankan kebijakan moneter yang ketat dan menjadi tekanan bagi Emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Ketegangan geopolitik juga tetap menjadi faktor penting bagi pergerakan harga Emas. Kebuntuan antara Washington dan Teheran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz membuat premi risiko tetap tinggi dan menjaga harga minyak di level tinggi. Meskipun situasi geopolitik biasanya mendukung permintaan aset safe haven seperti Emas, kenaikan harga energi dan imbal hasil obligasi AS dapat mengimbangi manfaat tersebut.
Dari sisi teknikal, XAUUSD masih menghadapi hambatan di sekitar US$4.406, sementara resistance berikutnya berada di area US$4.509–US$4.519. Di sisi bawah, support terdekat berada di US$4.292, kemudian US$4.152 dan US$3.925. Indikator MACD masih berada di wilayah positif dan RSI sekitar 59 menunjukkan momentum bullish belum sepenuhnya hilang, tetapi pergerakan harga tetap rentan terhadap koreksi.
Secara keseluruhan, Emas masih berada dalam fase konsolidasi dengan bias bearish jangka pendek selama belum mampu menembus dan bertahan di atas area resistance utama. Pelaku pasar perlu mencermati Risalah FOMC, perkembangan harga minyak, imbal hasil obligasi AS, serta situasi AS-Iran karena faktor-faktor tersebut berpotensi menentukan arah XAUUSD berikutnya.
sumber : fxstreet
