Harga Emas Terkoreksi, Pasar Menimbang Data PPI AS dan Kebijakan The Fed

Harga Emas (XAUUSD) mengalami koreksi pada perdagangan Kamis dan turun sekitar 1% dan ditutup di US$4.350,91 per troy ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi harian di sekitar US$4.449,66. Tekanan terhadap emas muncul ketika Dolar AS memangkas pelemahan sebelumnya dan kembali bergerak di sekitar level 100,00. Pada saat yang sama, investor mulai mengambil keuntungan setelah kenaikan emas sebelumnya.

Data ekonomi AS menunjukkan proses disinflasi masih berlanjut, sementara kondisi pasar tenaga kerja sedikit melemah. PPI AS turun dari 5,5% menjadi 4,7% secara tahunan, sedangkan PPI inti melambat menjadi 4,2% dari 4,7% pada Juni, sesuai ekspektasi. Klaim pengangguran awal juga meningkat menjadi 209 ribu, lebih tinggi dari perkiraan 202 ribu. Data tersebut mendorong imbal hasil Treasury AS 10 tahun turun sekitar empat basis poin ke 4,647%.

Perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve (The Fed) turut memengaruhi pasar. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin berada di sekitar 40%, sementara peluang suku bunga dipertahankan mencapai 60%. Namun, para pejabat The Fed masih memiliki pandangan yang berbeda. Beth Hammack menilai kenaikan suku bunga diperlukan untuk mengendalikan inflasi, sedangkan Thomas Barkin mengatakan kebutuhan kenaikan suku bunga masih menjadi pertanyaan terbuka.

Investor selanjutnya akan mencermati Penjualan Ritel AS bulan Juli dan Sentimen Konsumen University of Michigan pada Jumat. Data yang kuat dapat mendukung Dolar AS dan memberikan tekanan tambahan terhadap emas, sedangkan data yang lebih lemah berpotensi meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed dan kembali mendukung logam mulia.

Dari sisi teknikal, momentum bullish emas mulai melemah dengan RSI bergerak menuju level netral 50. Support terdekat berada di US$4.300, kemudian US$4.202, SMA 50-hari di US$4.145, dan US$4.100. Sebaliknya, apabila emas mampu kembali menembus US$4.400, harga berpotensi menguji US$4.450, dengan resistance berikutnya di sekitar SMA 200-hari US$4.500.


sumber : fxstreet