Harga Emas Naik Sekalipun Yields Obligasi AS Juga Naik

Setelah sempat jatuh ke level terendah dalam tiga minggu di $1,944, pada jam perdagangan sesi AS hari Kamis, emas berhasil mengumpulkan momentum bullish-nya dan naik ke atas $1,960 di sekitar $1,962 per troy ons dan ditutup di $ 1,958 per troy ons.

Sebelumnya, pada paruh pertama perdagangan di sesi Eropa, harga emas masih tertekan untuk hari ke-empat berturut-turut. Namun pada jam perdagangan sesi AS selanjutnya harga emas berhasil bangkit.

Kenaikan harga emas disebabkan karena para pembeli melangkah masuk untuk membeli dari bawah karena harga emas telah mengalami tekanan jual yang signifikan secara tehnikal.

Faktor di luar pasar emas yang mendukung kenaikan harga emas adalah sedikit melemahnya dolar AS dan sedikit naiknya harga minyak mentah.

Performance dolar AS yang kurang bagus telah membantu harga emas naik, sekalipun yields obligasi treasury AS benchmark 10 tahun tetap berada di teritori positip.

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Kamis, diperdagangkan naik ke sekitar $76.41 per barel, setelah sebelumnya sempat turun hampir 0.15% di posisi kerendahan beberapa bulan, level terendah sejak tanggal 20 Juli yang terjadi pada hari Rabu.

Harga minyak mentah WTI berjuang untuk bisa pulih kembali dan berhasil naik ke atas $76.00 sekalipun tetap berada di bawah tekanan turun untuk hari ketiga berturut-turut.


Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,950 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,933 dan kemudian $1,926.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,973 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,988 dan kemudian $2,000.


sumber : vibiznews