Harga Emas Menguat, Akibat Kekhawatiran Geopolitik
Pada sesi Eropa hari ini, logam mulia emas dunia (XAUUSD) diperdagangkan di US$ 5.192,48 per ounce saat berita ini ditulis Pukul 13.55 WIB hari Jumat, menunjukkan sedikit koreksi dari level tertinggi sesi sebelumnya. Data spot gold terbaru mencatat emas berada di kisaran tersebut setelah turun tipis dibandingkan penutupan sesi kemarin, mencerminkan bahwa pasar masih dalam fase konsolidasi setelah reli kuat dalam beberapa sesi terakhir.
Sentimen safe-haven masih menjadi pendorong utama perilaku investor terhadap emas. Kekhawatiran geopolitik, terutama terkait negosiasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran serta risiko kebijakan perdagangan global, terus menjadi faktor yang mendorong investor menempatkan modal di aset defensif. Ketidakpastian ini membantu mempertahankan harga emas di level tinggi meskipun terdapat aksi profit-taking dalam beberapa perdagangan awal sesi.
Pasar juga menunjukkan fenomena profit-taking ringan oleh investor institusional dan ritel, seiring emas melakukan reli kuat dalam beberapa sesi terakhir. Hal ini terlihat dari sedikit konsolidasi harga yang lebih sempit dibandingkan lonjakan tajam beberapa hari sebelumnya, mengindikasikan pasar sedang menunggu arah baru dari data ekonomi makro dan keputusan bank sentral global.
Pergerakan harga emas hari ini juga dipengaruhi oleh dinamika makro global, terutama arah US dollar dan pasar saham global. Pelemahan dollar AS memberikan ruang bagi emas untuk tetap berada di level tinggi, karena emas yang dinilai dalam USD menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Sementara itu, pasar saham global yang cenderung bergejolak turut mendukung permintaan aset defensif seperti emas.
sumber : reuters
