Harga Emas Cetak Rekor Terus Selama Delapan Hari Berturut-turut, Akankah Terhenti ?

Harga Emas (XAU/USD) terus bergerak naik karena meningkatnya ketegangan Israel-Hamas di kawasan Timur Tengah. Emas membukukan Harga Tertinggi Baru selama delapan hari berturut-turut. Logam mulia melanjutkan tren naiknya untuk sesi perdagangan ketiga pada hari Selasa karena permintaan yang kuat pada aset-aset safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik terus mengimbangi dampak negatif dari berkurangnya ekspektasi terhadap Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga pada bulan Juni.

Minggu ini, daya tarik Emas yang kuat dalam waktu dekat akan diuji oleh data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat untuk bulan Maret, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu. IHK umum dan inti bulanan diprakirakan naik 0,3%, lebih tinggi dari laju 0,17% yang diperlukan agar inflasi dapat kembali ke target 2%.

Lebih tingginya biaya asuransi, biaya manajemen portofolio, dan kenaikan harga sewa diprakirakan akan menjaga tekanan inflasi tetap kuat, kata para ekonom. Inflasi yang tinggi kemungkinan akan menyebabkan para pedagang menunda ekspektasi mereka bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga mulai bulan Juni ke sekitar kuartal ketiga.

Sementara itu, imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10-tahun telah turun ke 4,40% setelah Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee mengatakan bank sentral harus mempertimbangkan berapa lama suku bunga akan tetap lebih tinggi pada hari Senin. Goolsbee memperingatkan bahwa Tingkat Pengangguran bisa naik lebih tinggi jika suku bunga tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama.


sumber : fxstreet