Harga Emas Bertahan di Bawah US$4.400, Fokus pada Data CPI AS
Harga emas (XAUUSD) terkoreksi tipis dan diperdagangkan di bawah US$4.400 pada sesi awal Eropa di hari Rabu, meskipun masih mencatat kenaikan sekitar 0,50%. Emas tetap berada di dekat level tertinggi sejak 5 Juni 2026 yang dicapai pada hari Selasa, sementara investor menantikan rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS. Data tersebut akan menjadi perhatian utama karena dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) serta memengaruhi pergerakan Dolar AS dan emas.
Di sisi lain, harga minyak bertahan di dekat level tertinggi satu setengah pekan karena harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat semakin memudar. Iran menegaskan bahwa jalur strategis tersebut tidak akan dibuka sebelum tuntutan Teheran dipenuhi. Peningkatan serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan Bab el-Mandeb juga mempertahankan risiko gangguan pasokan energi dan meningkatkan kekhawatiran inflasi.
Kebuntuan diplomatik antara AS dan Iran turut memperkuat premi risiko di pasar energi. Iran menuntut reparasi sebagai salah satu syarat pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara Presiden AS Donald Trump mengajukan tuntutan kompensasi bagi korban konflik. Eskalasi tuntutan dari kedua pihak membuat peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat semakin kecil dan berpotensi menjaga harga minyak tetap tinggi.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar masih memperhitungkan peluang lebih dari 75% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya sekali hingga akhir tahun. Imbal hasil obligasi AS yang tinggi serta ketidakpastian geopolitik juga berpotensi mendukung Dolar AS sebagai aset safe haven dan membatasi kenaikan emas.
Secara teknikal, emas masih bergerak di sekitar SMA 100-hari, tetapi menghadapi zona resistance yang kuat hingga SMA 200-hari di US$4.500,51. Penembusan yang meyakinkan di atas Fibonacci retracement 50% diperlukan untuk membuka peluang kenaikan menuju resistance berikutnya. Sementara itu, support terdekat berada di US$4.388,33, kemudian US$4.298,48 dan US$4.161,40. Jika harga menembus support tersebut, risiko koreksi akan meningkat dengan target berikutnya di sekitar US$3.939,81.
sumber : fxstreet
