Harga Emas Berkonsolidasi Jelang Isyarat Suku Bunga

Harga emas turun tipis di perdagangan Asia, tetapi bertahan di dekat rekor tertinggi baru-baru ini tatkala pasar menunggu sinyal lain tentang suku bunga AS dari data indeks harga produsen dan retail sales yang akan datang.

Di antara logam industri, harga tembaga juga turun di perdagangan Asia, tetapi masih mendekati level tertinggi 11 bulan setelah laporan pemangkasan produksi oleh pabrik peleburan di China bisa jadi isyarat pasar yang lebih ketat.

Pasar logam yang lebih luas tertekan oleh beberapa ketahanan di dolar sebelum data ekonomi.

Harga emas bergerak di bawah rekor tertinggi dengan lebih banyak isyarat suku bunga
Emas spot turun 0,2% ke $2.168,06/oz, pada Pukul 13.45 WIB.

Harga emas sempat melonjak ke rekor tertinggi sekitar $2.200/oz pada awal pekan, namun mengalami konsolidasi yang cepat setelah data indeks harga konsumen (IHK) yang lebih tinggi dari perkiraan membuat kekhawatiran akan suku bunga tinggi kembali ke pasar.

Angka IHK yang kuat membuat fokus beralih ke data inflasi PPI dan retail sales yang akan terbit pada hari Kamis ini. Kedua data ini diperkirakan akan mempengaruhi pandangan Federal Reserve terhadap suku bunga.

Data tersebut juga akan dirilis sebelum rapat Fed minggu depan, di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dan tidak mengisyaratkan adanya rencana untuk melonggarkan kebijakan.

Sejumlah pejabat Fed telah memperingatkan bahwa pemangkasan suku bunga akan sangat ditentukan oleh jalur inflasi dalam beberapa bulan mendatang.

Logam mulia lainnya menguat sebelum data yang akan dirilis. Platinum turun 0,4% di $942,45/.oz, sementara perak stabil di $25,170/oz.


sumber : investing