Harga Emas Awali Tahun 2026 dengan Berkilau Terang

Harga emas terpantau kembali ke zona hijau pada Jumat, 2 Januari 2026.

Dipantau dari laman Kitco, Jumat (2/1/2026) harga emas menguat 0,64% ke level US$ 4.379,39 per troy ons saat berita ini ditulis Pukul 13.35 WIB.

Sebelumnya, pada malam penghujung tahun, harga emas jatuh ke zona merah. Emas mengalami koreksi 0,46% dan ditutup di level US$ 4.311,23 per troy ons.

Pengamat pasar komoditas menilai bahwa koreksi pada harga emas pada detik-detik terakhir 2025 lebih disebabkan aksi taking profit menjelang pergantian tahun.

Investor global juga tengah menanti perkembangan arah pasar di awal 2026, dengan melihat eskalasi geopolitik.

Ketegangan geopolitik terus menanas antara Iran dan Israel (di Timur Tengah), kemudian di Eropa (konflik Rusia–Ukraina), serta ketegangan di Selat Taiwan masih dapat meningkat. (Hal ini) mendorong terjadinya taking profit.

Rata-rata harga emas dunia sepanjang 2025 berada di kisaran US$ 3.582 per troy ons.

Selisih harga terendah dan tertinggi mencapai US$ 1.936 per troy ons, maka terjadi kenaikan sekitar 57% sepanjang 2025.

Adapun, ahli strategi komoditas di bank asal Swiss, UBS memproyeksi harga emas akan menembus level US$ 5.000 per troy ons pada September 2026.

UBS juga memprediksi, meningkatnya ketegangan geopolitik hingga dinamika ekonomi seputar pemilihan paruh waktu AS dapat mendorong harga emas ke kisaran US$ 5.400 per troy ons.


sumber : investor.id