Harga Emas Alami Penurunan karena Aksi Profit Taking dan Menguatnya Dolar AS

Pada awal sesi Eropa hari ini, emas dunia mengalami penurunan dari level tertinggi tiga minggu yang dicapai sebelumnya, setelah reli kuat pada perdagangan Senin kemarin. Spot gold turun sekitar 1,2 % menjadi sekitar US$5,167 per ounce, menunjukkan adanya profit-taking oleh pelaku pasar setelah aksi bullish yang cukup besar dalam beberapa hari terakhir.

Penurunan harga emas kali ini terutama dipicu oleh aksi ambil untung (profit-taking) setelah rally kuat sebelumnya, diikuti oleh penguatan indeks dolar AS, yang membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Dolar yang menguat cenderung menjadi tekanan negatif bagi harga emas karena aset ini — meskipun sering dianggap safe haven — menjadi kurang menarik ketika dolar mencatatkan penguatan.

Selain itu, meskipun ketegangan geopolitik dan kebijakan tarif di AS masih menjadi sorotan pasar, beberapa investor tampaknya mulai mengambil posisi risk-on sebagian karena pasar ekuitas kembali mendapat dukungan teknikal. Kombinasi ini membuat arus modal sementara keluar dari emas setelah beberapa hari reli, sehingga memberikan tekanan korektif pada harga.

Secara teknikal, meskipun harga emas mengalami pullback hari ini, bias utama dalam jangka menengah masih tetap bullish selama harga tidak menembus di bawah beberapa level support kunci. Pasar kemungkinan akan tetap bervolatilitas tinggi, dengan investor memperhatikan data ekonomi AS berikutnya, serta perkembangan geopolitik sebagai katalis potensial yang bisa mempengaruhi arah emas pada sisa sesi Eropa dan minggu ini secara lebih luas.


sumber : reuters