Emas akan Merugi Besar Minggu Ini kala Traders Pertanyakan 'Rate Cut' Maret

Harga emas stabil pada hari Jumat (19/01), tetapi alami penurunan tajam untuk minggu ini seiring meningkatnya keraguan atas pemotongan suku bunga awal oleh Federal Reserve yang menekan logam mulia.

Harga emas telah turun tajam ke level terendah satu bulan pada hari Rabu, tetapi menemukan beberapa support di sekitar level $2.000/oz di tengah permintaan safe haven.

Emas ditekan utamanya oleh traders yang beralih ke dolar karena data ekonomi yang kuat dan komentar bernada hawkish dari pejabat Fed membuat pasar lebih lanjut memperkirakan ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan Maret oleh bank sentral.

Namun, logam mulia masih mendapat dukungan dari permintaan safe haven, saat konflik militer di Timur Tengah meningkat ke arah yang baru. Sementara pasukan AS dan Inggris terus bertempur dengan kelompok Houthi yang dipimpin Iran di Laut Merah, ketegangan meningkat antara Iran dan Pakistan setelah sejumlah serangan terjadi.

Emas spot turun 0,1% ke $2.023,91/oz, pada Pukul 13.50 WIB.

Emas turun kala traders mengurangi ekspektasi pangkas bunga Maret
Tekanan terhadap emas terutama berasal dari surutnya ekspektasi bahwa Fed akan mulai menurunkan suku bunga paling cepat Maret 2024. Tren ini indikasi berlanjutnya tekanan terhadap logam mulia dari suku bunga yang tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, yang meningkatkan biaya peluang untuk berinvestasi dalam emas.

Fedwatch Tool dari CME mengungkap traders perkirakan peluang 51,9% untuk penurunan 25 basis poin di bulan Maret, turun tajam dari peluang 70,2% yang terlihat minggu lalu.

Para analis memperkirakan traders akan semakin mengurangi antusiasmenya, mengingat data retail sales yang lebih kuat dari perkiraan mengindikasikan berlanjutnya ketahanan ekonomi AS.

Presiden Fed Reserve Atlanta Ralph Bostic juga setuju dengan suara para pejabat yang memperingatkan agar tidak berspekulasi soal penurunan suku bunga lebih awal, dan mengatakan ia memperkirakan bank akan mulai menurunkan suku bunga hanya pada kuartal ketiga tahun 2024.

“Fed funds futures masih memiliki lebih dari 140bp penurunan hingga akhir tahun dan lebih dari 50% peluang kenaikan pada Maret, jadi masih ada kemungkinan pemangkasan sebelum kita dapat mulai berpikir lagi tentang pelonggaran,” analis di ING menulis dalam sebuah catatan.


sumber : investing