Dolar Bertahan pada Kenaikan karena Pasar Menilai Komentar Pejabat The Fed

Dolar AS (USD) tetap tangguh terhadap mata uang-mata uang lainnya di awal hari Rabu setelah membukukan kenaikan marjinal pada hari Selasa. Kalender ekonomi AS akan menampilkan Permohonan Hipotek MBA mingguan dan Persediaan Perdagangan Besar untuk bulan Maret. Sementara itu, para pelaku pasar akan tetap fokus pada komentar dari para pembuat kebijakan Federal Reserve (The Fed). Selain itu, Departemen Keuangan AS akan mengadakan lelang obligasi 10 tahun di akhir sesi Amerika.

Aksi beragam pada indeks utama Wall Street dan beberapa komentar hawkish dari Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, membantu USD menemukan permintaan di paruh kedua hari Selasa. Setelah ditutup di wilayah positif, Indeks USD terus naik tipis di sesi Asia pada hari Rabu dan terakhir terlihat naik hampir 0,2% pada hari itu di atas 105,50. Pada pagi hari di Eropa, indeks saham berjangka AS diperdagangkan sedikit lebih rendah dan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun bertahan pada kenaikan kecil dan tetap berada di bawah 4,5%.

Selama jam perdagangan Asia, Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan bahwa kebijakan moneter ditujukan untuk mempengaruhi inflasi, bukan nilai tukar Yen Jepang. “Bank of Japan mungkin perlu merespon melalui kebijakan moneter jika dampak pergerakan Yen mempengaruhi tren inflasi,” tambah Ueda. Setelah menutup dua hari perdagangan pertama minggu ini di zona hijau, USD/JPY terus naik meskipun ada komentar tersebut dan terakhir terlihat diperdagangkan di atas 155,00.

EUR/USD ditutup di wilayah negatif pada hari Selasa dan menghentikan kenaikan beruntun selama empat hari. Pasangan mata uang ini tetap melemah di awal hari Rabu dan diperdagangkan di bawah 1,0750.

GBP/USD turun hampir 0,5% pada hari Selasa dan melanjutkan penurunannya hingga di bawah 1,2500 di pertengahan pekan. Pada hari Kamis, Bank of England akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter.

Emas gagal melanjutkan kenaikan pada hari Senin dan ditutup di bawah $2.320 pada hari Selasa. XAU/USD relatif tenang pada Rabu pagi dan tetap berada di dekat level penutupan hari Selasa.

AUD/USD berada di bawah tekanan bearish pada hari Selasa karena Reserve Bank of Australia (RBA) mengadopsi nada hati-hati terkait pengetatan lebih lanjut setelah membiarkan pengaturan kebijakan tidak berubah. Pasangan mata uang ini membentang lebih rendah pada hari Rabu dan terakhir terlihat diperdagangkan di bawah 0,6600.


sumber : fxstreet