Harga Emas Turun Tipis, Sentimen Inflasi & COVID-19 Tahan Kerugian


Harga emas turun pada Senin (19/07) pagi di Asia. Namun, pelemahan imbal hasil obligasi AS di samping kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kasus COVID-19 secara global dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi global tampaknya menahan kerugian untuk logam kuning.

Harga emas berjangka turun tipis 0,03% di $1.814,50 per troy ons pukul 11.19 WIB menurut data Investing.com. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, naik tipis 0,04% ke 92,722 dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun jatuh 1,32% di 1,282 hingga pukul 11.05 WIB.

Saham global juga berada dalam tren penurunan di tengah kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan peningkatan jumlah kasus COVID-19 terus bertambah. Jumlah kasus COVID-19 global mencapai 190.000 pada 19 Juli, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Beberapa negara, seperti Australia dan Korea Selatan, telah memberlakukan kembali tindakan pembatasan untuk menahan penyebaran wabah terbaru yang melibatkan varian virus Delta. Jepang juga telah melaporkan kasus COVID-19 di desa Olimpiade hanya beberapa hari sebelum Olimpiade Tokyo dibuka pada 23 Juli.

Lebih lanjut di Asia, emas dijual dengan harga diskon di India selama minggu lalu untuk pertama kalinya dalam hampir sebulan pasalnya kenaikan harga menghalangi para pembeli. Harga yang lebih tinggi juga menahan para pembeli di pusat utama Asia lainnya.

Kepemilikan SPDR Gold Trust turun 0,6% menjadi 1.028,55 ton pada hari Jumat, titik terendah sejak 14 Mei. Data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) AS juga menunjukkan bahwa investor menaikkan posisi beli bersihnya di emas COMEX untuk pekan terakhir 13 Juli.

Di logam mulia lainnya, perak turun 0,83% di 25,582, palladium naik 0,65% di 2.642,00, dan platinum naik tipis 0,09% di 1.102,05 pukul 11.24 WIB.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) naik Rp1.000 dari Rp949.000 pada Sabtu lalu menjadi Rp950.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.04 WIB.


Sumber : investing.com

Tinggalkan komentar:

Perdagangan dalam CFD dan produk dengan leverage umumnya melibatkan potensi keuntungan yang besar dan juga risiko kerugian yang besar, anda bisa mendapatkan banyak dalam waktu yang lebih singkat, tetapi anda juga mungkin kehilangan semua modal yang diinvestasikan. Anda harus mendapatkan saran finansial, legal, perpajakan dan saran profesional lainnya sebelum bergabung dalam transaksi CFD untuk meyakinkan bahwa ini merupakan hal yang cocok dengan tujuan, kebutuhan dan keadaan anda.

Pakuwon Center
Superblock Tunjungan City
Office Building Lt. 15 Unit 5-7
Jl. Embong Malang No. 1, 3, 5
Surabaya 60261
0800 - 156 - 5758
+62 31 9924 8699