Dolar AS Lesu Imbas Keputusan The Fed Tahan Suku Bunga


Dolar AS melemah pada perdagangan Rabu, setelah Federal Reserve menyatakan tidak mengharapkan untuk menaikkan suku bunga hingga 2023. Hal ini pun tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.

Indeks dolar pun turun 0,5% menjadi 91,44 setelah komentar The Fed. Padahal Greenback telah membalikkan penurunannya dalam sesi terakhir karena lonjakan imbal hasil Treasury AS.

Sementara itu, The Fed memproyeksikan bahwa pemulihan ekonomi lebih cepat dari perkiraan dan inflasi lebih tinggi. Selain itu, The Fed mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk tahun-tahun mendatang.

"The Fed secara material telah meningkatkan penilaiannya terhadap potensi ekonomi AS selama beberapa tahun, bukan sekadar merombak perbaikan dari satu tahun ke tahun lainnya, "kata Keala Global Riset Pasar Gain Capital, Matt Weller, dilansir dari Reuters, Kamis (18/3/2021).

Setelah pernyataan Fed, eurodollar futures mengurangi taruhan pada kenaikan suku bunga pada Desember 2022. Sejauh ini, ini telah memperkirakan peluang pengetatan 90% pada Maret 2023 dan hanya dua kenaikan untuk keseluruhannya tahun.

Euro naik 0,7% terhadap dolar menjadi USF1,1978. Terhadap yen, dolar turun 0,2% menjadi 108,84 yen.


Sumber : okezone.com


Tinggalkan komentar:

Perdagangan dalam CFD dan produk dengan leverage umumnya melibatkan potensi keuntungan yang besar dan juga risiko kerugian yang besar, anda bisa mendapatkan banyak dalam waktu yang lebih singkat, tetapi anda juga mungkin kehilangan semua modal yang diinvestasikan. Anda harus mendapatkan saran finansial, legal, perpajakan dan saran profesional lainnya sebelum bergabung dalam transaksi CFD untuk meyakinkan bahwa ini merupakan hal yang cocok dengan tujuan, kebutuhan dan keadaan anda.

Pakuwon Center
Superblock Tunjungan City
Office Building Lt. 15 Unit 5-7
Jl. Embong Malang No. 1, 3, 5
Surabaya 60261
0800 - 156 - 5758
+62 31 9924 8699