AS dan Israel Serang Iran, Trump Serukan "Operasi Tempur Besar-besaran"
Awal Sabtu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa AS telah memulai “operasi tempur besar-besaran” di Iran, menyusul serangan rudal pre-emptive Israel terhadap Teheran.
AS membombardir beberapa lokasi di Teheran, lapor kantor berita Tasnim Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa serangan terhadap Iran bertujuan untuk menghilangkan “ancaman eksistensial”.
Sementara itu, tentara Israel mengonfirmasi bahwa rudal diluncurkan dari Iran, memicu sirene di beberapa daerah di negara tersebut. Angkatan Pertahanan Israel (IDF) lebih lanjut mencatat bahwa serangan balasan telah diluncurkan oleh Iran.
Israel telah menyatakan keadaan darurat dan menyarankan warganya untuk tetap dekat dengan tempat perlindungan.
Sebuah gelombang penghindaran risiko yang besar diperkirakan akan mengguncang pasar global saat minggu baru dimulai pada hari Senin, dengan pelarian ke aset-aset safe haven yang intens kemungkinan akan membuat Emas melambung, sementara harga Minyak juga diperkirakan akan meroket.
Mata uang safe-haven seperti Dolar AS (USD), Yen Jepang (JPY), dan Franc Swiss (CHF) akan menjadi yang paling dicari, sementara pasar ekuitas global dapat mengalami tekanan jual yang luar biasa.
sumber : fxstreet
