BoE di Persimpangan Jalan, Pound Menanti Keputusan

Bank of England (BoE) dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya pada hari Kamis, dalam pertemuan penetapan suku bunga keenam sepanjang 2026. Pasar secara umum memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga di 3,75%, yang akan menjadi penahanan keenam berturut-turut setelah pemangkasan 25 basis poin pada Desember 2025. Keputusan tersebut akan disertai Risalah Rapat, sehingga perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan suku bunga, tetapi juga pada perbedaan pandangan di antara anggota Monetary Policy Committee (MPC).

Pada pertemuan Juli, BoE mempertahankan suku bunga di 3,75% meskipun terdapat perbedaan suara 6-3 yang menunjukkan kekhawatiran terhadap risiko inflasi akibat konflik Iran. Gubernur Andrew Bailey sebelumnya mengatakan belum terdapat tanda-tanda dampak inflasi putaran kedua, tetapi konflik berkepanjangan dan tekanan harga yang lebih luas dapat memengaruhi arah kebijakan. Dalam sidang Treasury Select Committee pada 8 September 2026, para pembuat kebijakan juga berupaya menepis anggapan bahwa kenaikan suku bunga sudah pasti terjadi, sembari mengakui bahwa prospek inflasi sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan harga energi.

Perdebatan di internal MPC masih cukup berimbang. Dave Ramsden menilai tekanan inflasi domestik relatif jinak di tengah melemahnya kondisi pasar tenaga kerja, sedangkan Alan Taylor melihat bahwa mempertahankan suku bunga pada level restriktif dapat menjadi perlindungan terhadap risiko inflasi eksternal. Sementara itu, Megan Greene, yang pada Juli mendukung kenaikan suku bunga menjadi 4,00%, mengambil sikap lebih hawkish dengan memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak yang berkepanjangan dapat memengaruhi ekspektasi inflasi. Bailey sendiri menilai sebagian ekspektasi kenaikan suku bunga yang tercermin di pasar kemungkinan merupakan premi risiko atas potensi kenaikan harga energi, bukan semata-mata mencerminkan jalur kebijakan BoE yang paling mungkin.

Selain keputusan suku bunga, komposisi suara MPC akan menjadi perhatian utama karena perubahan pembagian suara dapat memengaruhi pergerakan Pound. Keputusan BoE dijadwalkan pada Kamis pukul 18.00 WIB. Menjelang pengumuman, GBPUSD bergerak di area bawah kisaran multipekan, di sekitar pertengahan 1,3400, sekaligus menghadapi perhatian terhadap SMA 200-hari. Menurut analis FXStreet Pablo Piovano, tekanan penurunan dalam beberapa hari terakhir terutama mengikuti dinamika Dolar AS, sementara pelemahan lebih lanjut dapat membawa GBPUSD menguji SMA 100-hari di sekitar 1,3440. Di bawahnya, support berikutnya berada di sekitar 1,3273, yang merupakan titik terendah akhir Juli.

Dari sisi teknikal, momentum GBPUSD masih menunjukkan kecenderungan melemah. RSI bergerak turun menuju area 40, sedangkan ADX di sekitar 21 menunjukkan adanya tren yang cukup terbentuk. Di sisi atas, level 1,3567 menjadi perhatian pertama, diikuti area 1,3675 sebagai batas atas Agustus. Dengan demikian, fokus utama pasar pada Kamis akan tertuju pada keputusan BoE, pembagian suara MPC, serta bahasa yang digunakan terkait inflasi dan risiko harga energi. Hasil yang lebih hawkish dapat memengaruhi Pound melalui perubahan ekspektasi suku bunga, sementara keputusan yang disertai nada lebih hati-hati dapat membuat perhatian kembali beralih pada dinamika USD dan kondisi teknikal GBPUSD.


sumber : fxstreet