Indeks Dolar AS Tertekan, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Menurun

Indeks Dolar AS (DXY) bergerak naik tipis 0,09% di sekitar 99,57 saat berita ini ditulis Pukul 13.45 WIB pada hari Selasa, setelah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Permintaan safe haven akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran memberikan dukungan terbatas terhadap USD, tetapi secara keseluruhan Dolar masih menghadapi tekanan.

Pelemahan DXY terutama dipengaruhi oleh menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Data Nonfarm Payrolls AS yang lebih lemah dari perkiraan serta inflasi konsumen yang moderat membuat pasar semakin mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang.

Dari sisi teknikal, DXY masih menunjukkan bias bearish jangka pendek karena berada di bawah EMA 9 periode di 99,79 dan EMA 50 periode di 100,21. RSI 14 hari di 37,51 juga menunjukkan tekanan jual masih dominan, meskipun belum memasuki area jenuh jual.

Secara keseluruhan, DXY masih cenderung melemah selama berada di bawah area 100,20. Perkembangan kebijakan The Fed dan ketegangan AS-Iran akan menjadi faktor utama yang menentukan arah Dolar selanjutnya.


sumber : fxstreet