Harga Emas Tertekan, tetapi Tren Bullish Masih Terjaga

Emas (XAUUSD) mengalami koreksi setelah mencapai level US$4.449,66, seiring aksi ambil untung dan momentum kenaikan yang mulai melemah. XAUUSD diperdagangkan turun 0,48% ke level US$4.330,11 per troy ounce saat berita ini ditulis Pukul 13.45 WIB di hari Jumat. Namun, perlambatan inflasi AS dari data CPI dan PPI memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga, sehingga membatasi penguatan Dolar AS dan membantu menahan tekanan pada harga emas.

Di sisi lain, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September telah menurun menjadi sekitar 40%, setelah sebelumnya berada di level yang jauh lebih tinggi. Meski demikian, pernyataan beberapa pejabat The Fed masih terpecah mengenai kebutuhan kenaikan suku bunga, sehingga arah kebijakan moneter tetap menjadi perhatian utama pasar.

Ketegangan geopolitik di sekitar Selat Hormuz juga menjadi faktor penting. Ketidakpastian mengenai pasokan energi dan meningkatnya risiko konflik di Timur Tengah dapat menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas, meskipun pada saat yang sama berpotensi meningkatkan inflasi dan mendukung Dolar AS.

Secara teknikal, tren kenaikan emas masih relatif terjaga karena harga bertahan di atas EMA 200 periode. Namun, indikator MACD yang berada di bawah nol dan RSI sekitar 42 menunjukkan bahwa momentum bullish mulai melemah.

Level penting: support berada di US$4.285, kemudian US$4.234 dan US$4.184. Sementara itu, resistance berada di US$4.347, kemudian US$4.448. Penembusan kuat di atas US$4.448 dapat membuka peluang kenaikan berikutnya, sedangkan penurunan di bawah US$4.184 akan meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.


sumber : fxstreet