Harga Emas Terkoreksi, Pasar Menanti Data PPI AS dan Arah Kebijakan The Fed

Harga Emas (XAUUSD) melanjutkan koreksi setelah mencapai level tertinggi sejak 5 Juni 2026 di sekitar US$4.449,66 pada hari Kamis. Harga kembali turun di bawah US$4.400 karena respons positif terhadap data inflasi AS yang lebih rendah mulai mereda. Kekhawatiran bahwa kenaikan harga energi akibat ketegangan AS-Iran dapat kembali meningkatkan inflasi membuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tetap kuat, sehingga mendorong aksi ambil untung pada emas.

Data CPI AS yang dirilis Rabu menunjukkan inflasi tahunan turun dari 3,5% menjadi 3,4% pada Juli, sesuai ekspektasi. CPI inti juga naik 0,2% secara bulanan dan 2,5% secara tahunan, sejalan dengan perkiraan pasar. Bersama dengan lemahnya data Nonfarm Payrolls (NFP) sebelumnya, kondisi tersebut sebenarnya memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada September dan menjadi faktor pendukung bagi emas.

Namun, ketegangan geopolitik masih menjadi risiko utama. Kebuntuan AS-Iran terkait Selat Hormuz, ditambah meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap kapal di kawasan Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, menjaga premi risiko minyak tetap tinggi. Kenaikan harga energi berpotensi kembali memberikan tekanan terhadap inflasi dan memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed. Kondisi tersebut turut membantu Dolar AS (USD) mempertahankan pemulihannya dan memberikan tekanan terhadap emas.

Investor kini mengalihkan perhatian pada PPI AS dan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal, serta pernyataan sejumlah pejabat FOMC. Data yang menunjukkan tekanan inflasi lebih tinggi atau pasar tenaga kerja yang tetap kuat dapat memperkuat USD dan membatasi kenaikan emas. Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat menghidupkan kembali ekspektasi pelonggaran kebijakan dan memberikan ruang bagi XAUUSD untuk melanjutkan kenaikannya.

Dari sisi teknikal, prospek emas masih relatif bullish setelah harga berhasil bertahan di atas SMA 100-hari dan menembus retracement Fibonacci 50%. MACD tetap menunjukkan momentum positif, sementara RSI 67,44 berada dekat wilayah jenuh beli sehingga risiko koreksi tetap perlu diperhatikan. Resistance berikutnya berada di sekitar US$4.502, kemudian US$4.525, sementara support terdekat berada di US$4.387. Penembusan support tersebut dapat membuka ruang menuju US$4.302 dan US$4.164.


sumber : fxstreet