Dolar AS Kembali Menguat Setelah CPI Sesuai Prakiraan

Dolar AS (USD) melanjutkan pemulihannya pada perdagangan Rabu setelah data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS dirilis sesuai dengan prakiraan pasar. Indeks Dolar AS (DXY) kembali mendekati level 100,00, sementara minat beli terhadap Greenback meluas ke sebagian besar mata uang utama. Investor kini mengalihkan perhatian ke rangkaian data ekonomi penting yang akan dirilis pada Kamis.

Di pasar valuta asing, EURUSD kembali turun ke kisaran rendah 1,1500 setelah membalikkan kenaikan sebelumnya. GBPUSD juga melemah ke kisaran tinggi 1,3400 karena pelaku pasar mulai mengambil posisi menjelang rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris. Sementara itu, USDJPY melanjutkan rebound dan bergerak menuju level 159,50, menunjukkan kembali menguatnya permintaan terhadap Dolar AS.

Di pasar komoditas, emas tetap bertahan kuat dan diperdagangkan di sekitar US$4.410 per troy ounce, didukung meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Sementara itu, harga WTI stabil di sekitar US$83 per barel karena Selat Hormuz yang masih tertutup mempertahankan premi risiko geopolitik dalam harga minyak.

Memasuki Kamis, perhatian pasar akan tertuju pada ekspektasi inflasi RBNZ di Selandia Baru, kemudian dilanjutkan dengan rilis awal PDB Inggris kuartal kedua yang diperkirakan menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Dari Amerika Serikat, investor akan mencermati Klaim Tunjangan Pengangguran Awal dan Indeks Harga Produsen (PPI). Inflasi PPI inti diperkirakan melambat menjadi 4,2% YoY pada Juli dari 4,7%, sementara beberapa pejabat The Fed juga dijadwalkan memberikan pernyataan.

Secara keseluruhan, arah pasar masih sangat bergantung pada perkembangan inflasi dan kebijakan Federal Reserve (The Fed). Data PPI dan pasar tenaga kerja AS akan menjadi petunjuk tambahan setelah CPI dirilis sesuai ekspektasi. Pada saat yang sama, perkembangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya kondisi Selat Hormuz, tetap menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi harga minyak, emas, dan sentimen risiko global.


sumber : fxstreet