Harga Emas Melemah, Tertekan Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah
Harga emas (XAUUSD) mengalami penurunan tipis pada hari Kamis, 23 April 2026, dengan harga ditutup di $4.694,32 USD per troy ons, turun 0,75% dari hari sebelumnya. Faktor utama yang mempengaruhi harga emas adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang meningkatkan permintaan akan aset safe haven seperti emas.
Namun, harga emas juga tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi juga memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mengurangi kenaikan suku bunga, yang dapat memperkuat dolar AS dan menekan harga emas.
Dari sisi teknikal, harga emas menunjukkan pola konsolidasi di sekitar level kritis 4.700 USD per troy ons. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 44, menunjukkan momentum bearish yang moderat. Level support utama berada di 4.650 USD per troy ons, sedangkan level resistance utama berada di 4.750 USD per troy ons.
Dalam jangka panjang, harga emas diperkirakan akan tetap stabil, didukung oleh permintaan safe haven yang kuat dan ketidakpastian geopolitik global. Namun, investor harus tetap waspada terhadap potensi risiko, seperti perubahan kebijakan moneter Federal Reserve dan eskalasi konflik geopolitik.
sumber : reuters
