Indeks Dolar AS Naik, saat Trump Tidak Tetapkan Gencatan Senjata yang Jelas

Indeks Dolar AS (DXY), sebuah indeks nilai Dolar AS (USD) yang diukur terhadap sekeranjang enam mata uang dunia, saat ini diperdagangkan di 99,88 saat berita ini ditulis Pukul 13.55 WIB pada hari Kamis. DXY naik menyusul pidato Presiden AS, Donald Trump.

Trump mengatakan dalam pidato televisi pada jam tayang utama dari Gedung Putih pada hari Kamis bahwa tujuan inti “mendekati penyelesaian” di Iran dan memprakirakan keterlibatan selama dua atau tiga minggu lagi. Namun, dia memberi sinyal bahwa AS siap untuk meningkatkan respons militernya dalam periode waktu yang tersisa dan mengancam akan membawa Iran “kembali ke zaman batu.” Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat memberikan dukungan bagi mata uang safe-haven seperti Dolar AS dalam jangka pendek.

Harga energi yang lebih tinggi telah memperkuat alasan bagi Federal Reserve (The Fed) AS untuk mempertahankan suku bunga stabil. Para pedagang di pasar kontrak berjangka telah memperhitungkan kemungkinan hampir 52% kenaikan suku bunga The Fed pada akhir 2026, pertama kalinya melewati ambang 50%, menurut CNBC.

Seluruh perhatian akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan Maret, yang akan dirilis pada hari Jumat. Konsensus pasar untuk Nonfarm Payrolls (NFP) adalah 65.000 pada bulan Maret. Tingkat Pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,4% selama periode yang sama. Jika laporan menunjukkan hasil yang lebih lemah dari prakiraan, ini dapat membebani Dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.


sumber : fxstreet