Harga Emas Pertahankan Bias Positifnya, Menguat Empat Hari Beruntun
Emas (XAUUSD) mempertahankan bias positifnya untuk hari keempat berturut-turut dan diperdagangkan mendekati level tertinggi dua minggu, diperdagangkan di $4.728,51 per ons saat berita ini ditulis Pukul 14.05 WIB pada hari Rabu. Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia memprakirakan AS akan menyelesaikan operasi militernya melawan Iran dalam dua hingga tiga minggu dan menambahkan bahwa Teheran tidak harus membuat kesepakatan agar ia mengakhiri perang. Optimisme ini, pada gilirannya, membebani status Dolar AS (USD) sebagai mata uang cadangan global dan ternyata menjadi faktor utama yang menjadi pendorong bagi komoditas emas.
Sementara itu, AS mengerahkan 3.500 Marinir ke Timur Tengah untuk memperkuat sekitar 50.000 pasukan AS yang sudah ditempatkan di seluruh wilayah tersebut. Ini menandai penumpukan militer Amerika terbesar dalam dua dekade. Selain itu, laporan-laporan menunjukkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) mendorong tindakan militer untuk membuka kembali Selat Hormuz, memicu kekhawatiran tentang konflik regional yang lebih luas dan bertindak sebagai pendorong harga Minyak Mentah. Hal ini, pada gilirannya, menjaga kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tetap bermain, yang dapat membatasi penurunan USD yang lebih dalam dan membatasi apresiasi lebih lanjut untuk Emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Trump akan memberikan pidato negara pada Rabu malam pukul 21:00 EDT (Kamis, 01:00 GMT/08:00 WIB) untuk memberikan informasi terbaru kepada publik tentang perang Iran. Hal ini, bersama dengan rilis makro AS penting yang dijadwalkan pada awal bulan baru, seharusnya memberikan dorongan yang berarti bagi XAUUSD. Agenda ekonomi AS menampilkan laporan ADP tentang ketenagakerjaan sektor swasta, Penjualan Ritel bulanan, dan PMI Manufaktur ISM. Selain itu, pernyataan dari anggota-anggota FOMC yang berpengaruh akan memainkan peran penting dalam mendorong permintaan USD dan menghasilkan peluang perdagangan jangka pendek di sekitar harga Emas.
Perhatian pasar kemudian akan beralih ke laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang sangat diawasi, yang akan dirilis pada hari Jumat. Namun, fokus akan tetap tertuju pada perkembangan geopolitik, yang seharusnya terus menyuntikkan volatilitas ke pasar keuangan dan memengaruhi dinamika harga Emas.
sumber : fxstreet
