Indeks Dolar Menguat Tipis, saat Ketidakpastian Perundingan AS-Iran
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama menguat tipis dan diperdagangkan di sekitar 99,47 saat berita ini ditulis Pukul 14.25 WIB pada hari Kamis.
Greenback sedikit mengalami kesulitan karena para pedagang memantau perkembangan Timur Tengah dengan cermat, dengan ketidakpastian seputar upaya untuk mengakhiri konflik Iran. Gedung Putih menyatakan bahwa perundingan sedang berlangsung, dengan pemerintahan Trump dilaporkan mengirimkan proposal 15 poin ke Iran melalui Pakistan untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Para pejabat senior Iran meninjau proposal AS, namun telah memberi sinyal tidak ada keinginan untuk terlibat dalam perundingan dengan Washington. Namun, Teheran menyatakan akan menolak tawaran gencatan senjata AS dan sebaliknya mengajukan rencana lima poin yang mencakup kontrol kedaulatan atas Selat Hormuz.
Para ahli strategi TD Securities, Oscar Munoz dan Eli Nir, mencatat bahwa Federal Reserve (The Fed) menghadapi sinyal yang beragam karena konflik Iran memicu guncangan minyak. Mereka menambahkan bahwa ekonomi AS tetap tidak merata, dengan mandat ganda masih dalam ketegangan, dan memprakirakan The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga dalam jangka pendek sebelum kemungkinan menurunkan suku bunga pada 2026 jika kondisi memungkinkan.
Gangguan terkait konflik telah mendorong harga energi lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga stabil tahun ini. Para investor kini menantikan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan hari Kamis untuk mencari sinyal pasar tenaga kerja yang baru.
sumber : fxstreet
