Harga Minyak Melemah, Seiring Redanya Kekhawatiran Pasokan Minyak

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah, diperdagangkan di sekitar $87,37 per barel saat berita ini ditulis Pukul 15.30 WIB pada hari Rabu. Harga minyak mentah melemah seiring kekhawatiran pasokan mulai mereda setelah laporan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengajukan proposal yang bertujuan mengakhiri konflik di Timur Tengah, meningkatkan harapan untuk gencatan senjata potensial.

Laporan-laporan menunjukkan bahwa upaya diplomatik semakin berkembang, dengan diskusi yang dilaporkan berfokus pada pelaksanaan gencatan senjata selama satu bulan untuk memberi ruang bagi negosiasi formal antara Washington dan Tehran. Pemerintahan Trump dikatakan telah mengajukan rencana perdamaian 15 poin kepada Iran yang dirancang untuk meredakan permusuhan di seluruh wilayah. Namun, pejabat Iran membantah bahwa ada terobosan formal yang telah dicapai, meskipun sumber senior mengakui bahwa saluran komunikasi tidak langsung tetap aktif.

Sementara itu, Iran telah memberitahu Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan Organisasi Maritim Internasional (IMO) bahwa “kapal non-hostile” dapat melewati Selat Hormuz jika mereka berkoordinasi dengan otoritas Iran, menurut laporan Reuters.

Namun, ketegangan militer masih berlanjut, dengan serangan yang terus berlangsung melibatkan AS, Israel, dan Iran, serta laporan yang menunjukkan bahwa Washington sedang mempersiapkan untuk mengerahkan tambahan pasukan ke wilayah tersebut. Untuk mengurangi potensi gangguan pasokan melalui Hormuz, Arab Saudi telah meningkatkan ekspor minyak dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah menjadi hampir 4 juta barel per hari (bph), jauh lebih tinggi dibandingkan tingkat sebelum konflik.

American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa Stok Minyak Mentah Mingguan naik sebesar 2,3 juta barel pada minggu yang berakhir 20 Maret, berlawanan dengan penurunan yang diprakirakan sebesar 1,3 juta barel.


sumber : fxstreet