Indeks Dolar Melemah Tipis, Jelang Rilis Data IHP AS
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, turun tipis dan diperdagangkan di sekitar 97,69 saat berita ini ditulis Pukul 14.05 WIB pada hari Jumat.
Para pedagang kini menantikan rilis data Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk bulan Januari sebagai panduan mengenai kebijakan Federal Reserve (The Fed) nanti di hari itu. Laporan diprakirakan menunjukkan inflasi grosir melambat menjadi 0,3% bulan-ke-bulan, turun dari 0,5% di bulan Desember.
Greenback berjuang di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai kebijakan perdagangan AS. Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 15% secara menyeluruh pada impor setelah putusan Mahkamah Agung yang membatalkan rezim tarif timbal balik sebelumnya. Sementara itu, Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer mengatakan tarif dapat dinaikkan menjadi 15% atau lebih untuk beberapa negara dalam beberapa hari mendatang.
Dolar AS mungkin mendapatkan keuntungan karena permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang terus berlanjut setelah Iran menyatakan tidak akan membiarkan uranium yang diperkaya meninggalkan negara tersebut. Kehadiran militer AS yang besar di Timur Tengah telah membuat pasar berhati-hati, dengan Presiden Donald Trump memperingatkan kemungkinan tindakan militer jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Menlu Iran Abbas Araqchi menggambarkan pembicaraan Kamis sebagai yang paling substansial sejauh ini, menguraikan tuntutan Teheran untuk pelonggaran sanksi dan kerangka kerja untuk mencabut pembatasan. Namun, seorang sumber yang akrab dengan posisi AS mengatakan pejabat Amerika tidak puas. Negosiasi akan dilanjutkan setelah konsultasi di kedua ibu kota, dengan pertemuan tingkat teknis dijadwalkan di Wina minggu depan.
sumber : fxstreet
