Indeks Dolar Menguat, Dipengaruhi Kuatnya Data Ekonomi AS

Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan pergerakan cenderung menguat moderat, pada awal sesi Eropa hari ini. Diperdagangkan di sekitar kisaran 97,7, mencerminkan kekuatan dolar yang masih relatif stabil terhadap enam mata uang utama dunia.

Penguatan DXY sebagian dipengaruhi oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan ekonomi, serta ekspektasi bahwa The Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga pada tingkat yang tinggi untuk menyikapi inflasi dan ketidakpastian pasar. Laporan pasar juga menunjukkan rebound dolar setelah sempat melemah pada perdagangan akhir pekan lalu terkait kebijakan tarif dan ketidakpastian perdagangan global.

Meskipun begitu, pasar tetap mencermati ketidakpastian kebijakan tarif global yang terus berlanjut, yang sempat menjadi salah satu pendorong pelemahan dolar dalam beberapa hari sebelumnya. Situasi ini menciptakan konflik sentimen, di mana sebagian pelaku pasar menilai risiko global tetap tinggi namun data ekonomi AS yang solid memberi dukungan pada permintaan aset berbasis dolar.

Secara teknikal dan sentimen jangka pendek, indeks dolar diperkirakan akan bergerak dalam kisaran terbatas dengan bias netral hingga sedikit bullish, selama data ekonomi AS tetap kuat dan pasar masih mengolah ketidakpastian kebijakan perdagangan global. Support teknikal indeks tampak sekitar level 97,5, sementara resistance utama dapat berada di dekat level psikologis 98,0. Pelaku pasar kemungkinan akan menunggu rilis data ekonomi penting selanjutnya, termasuk data tenaga kerja atau inflasi, yang dapat menjadi katalis untuk arah pergerakan berikutnya.


sumber : reuters