Harga Emas Tunjukkan Performa Kuat, Capai Level Tertinggi Tiga Minggu

Pada sesi Eropa, harga emas dunia menunjukkan performa kuat dan rally bullish, dengan spot gold mencapai level tertinggi lebih dari tiga minggu di atas US$5.160 per troy ounce, didukung oleh meningkatnya permintaan safe-haven dari para investor global. Lonjakan ini tercatat terjadi setelah reaksi pasar terhadap keputusan penting yang memengaruhi kepercayaan terhadap aset berdenominasi dolar AS dan risiko global yang meningkat.

Salah satu sentimen yang mendorong emas naik adalah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan yang memicu risiko pasar secara luas. Tekanan dari kebijakan tarif di Amerika Serikat dan keputusan hukum baru-baru ini telah melemahkan kepercayaan pasar terhadap aset berbasis dolar dan mendorong aliran modal ke emas sebagai aset lindung nilai (safe haven). Selain itu, persentase penguatan ETF emas juga meningkat signifikan, mencerminkan minat investor institusional yang kuat pada emas.

Pergerakan emas hari ini tidak bisa dilepaskan dari reaksi pasar terhadap dolar AS dan indeks risiko makro. Penurunan dolar terhadap beberapa mata uang utama membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lain. Selain itu, data harga emas domestik seperti di pasar Asia dan India menunjukkan harga di pasar lokal juga mengalami konsolidasi atau penguatan, mencerminkan tren global di sesi pagi ini.

Permintaan emas batangan di beberapa negara juga menguat seiring dengan tren kenaikan harga internasional. Misalnya, di beberapa pusat pasar emas domestik Asia, harga emas tetap tinggi dan konsisten dengan pergerakan global, menunjukkan bahwa kemauan beli masih kuat di berbagai segmen investor, baik ritel maupun institusional. Meskipun harga dalam rupiah tidak sepenuhnya sama dengan harga pasar spot internasional, tren harga lokal biasanya mencerminkan fundamental global.

Secara teknikal, emas tampak berada dalam fase penguatan yang berkelanjutan setelah menembus level psikologis penting di atas US$5.120–US$5.140. Jika dukungan ini mampu bertahan sepanjang sesi Eropa, kemungkinan emas akan mempertahankan momentum bullish hingga penutupan perdagangan Eropa dan berpotensi menguji level psikologis berikutnya di atas US$5.200. Namun, volatilitas masih tinggi dan pelaku pasar perlu waspada terhadap rilis data ekonomi AS atau pernyataan bank sentral yang bisa mengubah arah tren.


sumber : reutres