Pounds Tertekan, Jelang Pengumuman Suku Bunga BoE

GBPUSD melanjutkan pelemahannya selama dua hari berturut-turut, diperdagangkan di 1,3617 saat berita ini ditulis Pukul 14.35 WIB pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini melemah saat Pound Sterling (GBP) berada di bawah tekanan menjelang keputusan suku bunga Bank of England (BoE) yang akan diumumkan nanti hari ini.

MPC BoE secara luas diprakirakan akan mempertahankan kebijakan tidak berubah pada bulan Februari, dengan sedikit yang diantisipasi dapat mengubah fundamental jangka panjang setelah pemungutan suara tipis 5–4 untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 bp pada bulan Desember.

Pasangan mata uang GBPUSD terdepresiasi saat Dolar AS (USD) menguat atas sinyal hawkish dari Federal Reserve (The Fed) dan ekspektasi perlambatan laju pemotongan suku bunga AS. Selain itu, implikasi dari pencalonan Kevin Warsh sebagai ketua The Fed mengisyaratkan preferensinya pada neraca yang lebih kecil dan pendekatan yang kurang agresif terhadap pengurangan suku bunga.

Namun, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan Warsh jika ia mendukung kenaikan suku bunga. Trump lebih lanjut menyatakan bahwa tidak ada “banyak” keraguan bahwa bank sentral AS akan menurunkan suku bunga karena “kita sudah sangat tinggi dalam suku bunga,” tetapi sekarang “kita adalah negara yang kaya lagi.”

Di sisi data, Perubahan Ketenagakerjaan ADP menunjukkan bahwa payrolls swasta meningkat hanya 22 ribu pada bulan Januari, jauh di bawah ekspektasi pasar yaitu angka yang lebih kuat sebesar 48 ribu dan 37 ribu (direvisi dari 41 ribu) sebelumnya. Data yang lemah ini memiliki bobot tambahan mengingat penundaan data resmi pemerintah. Institute for Supply Management (ISM) tetap tidak berubah pada bulan Januari, dengan PMI Jasa ISM bertahan stabil di 53,8. Namun, angka ini di atas ekspektasi para analis 53,5.


sumber : fxstreet