Harga Minyak Naik Tipis, Akibat Badai Musim Dingin di AS

West Texas Intermediate (WTI), patokan Minyak Mentah AS, diperdagangkan di sekitar $62,78 saat berita ini ditulis Pukul 13.25 WIB pada hari Rabu. Harga WTI naik tipis di tengah kekhawatiran atas penurunan produksi AS yang disebabkan oleh badai musim dingin. Para pedagang menunggu rilis laporan stok Minyak Mentah dari Energy Information Administration (EIA) yang akan datang nanti pada hari Rabu.

Para analis memprakirakan bahwa badai musim dingin yang parah yang melanda AS telah mengganggu sekitar 2 juta barel per hari, atau sekitar 15% dari output nasional selama akhir pekan, dan ekspor Minyak Mentah serta Gas Alam Cair dari pelabuhan Pantai Teluk AS dilaporkan turun menjadi nol pada hari Minggu.

“Cuaca yang parah telah mendorong kontrak berjangka Minyak Mentah, dengan risiko jangka pendek condong ke sisi atas karena kekhawatiran akan gangguan pasokan,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index.

Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mungkin berkontribusi pada kenaikan harga WTI. Reuters melaporkan bahwa sebuah kapal induk dan kapal-kapal perang pendukung AS telah tiba di Timur Tengah, memperluas kemampuan Presiden AS, Donald Trump, untuk mempertahankan pasukan AS atau berpotensi mengambil tindakan militer terhadap Iran.

Laporan stok Minyak Mentah EIA akan diterbitkan nanti di hari yang sama. Penurunan persediaan Minyak Mentah yang lebih besar dari yang diprakirakan mengindikasikan permintaan lebih kuat dan dapat mendorong harga WTI, sementara peningkatan yang lebih besar dari yang diprakirakan menandakan permintaan lebih lemah atau kelebihan pasokan, yang mungkin menarik harga WTI lebih rendah.


sumber : fxstreet