Indeks Dolar Merosot di Tengah Sengketa AS-UE atas Kedaulatan Greenland
Dolar AS (USD) berkinerja lebih buruk dibandingkan mata uang utama lainnya di awal minggu di tengah perselisihan ekonomi dari kedua sisi Atlantik terkait rencana Washington untuk mengakuisisi Greenland. Pada saat berita ini ditulis Pukul 13.45 WIB di hari Senin, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,2% mendekati 98,94.
Pada hari Sabtu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam tarif 10% pada impor dari beberapa negara anggota Uni Eropa (UE), melalui sebuah pos di Truth.Social, karena menentang rencananya untuk “pembelian lengkap dan total Greenland”, yang akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026.
Presiden Komisi Eropa (EC) Ursula von der Leyen memperingatkan melalui sebuah pos di X bahwa rencana Presiden AS Trump untuk mengakuisisi Greenland dapat berdampak pada “integritas dan kedaulatan wilayah” yang dapat merusak “hubungan transatlantik”, yang mengakibatkan risiko “spiral penurunan yang berbahaya”.
Peristiwa ini dapat menjadi tidak menguntungkan bagi hubungan AS-UE dalam jangka panjang, meningkatkan kemungkinan bahwa benua tua dapat mengeksplorasi cara alternatif untuk pertukaran perdagangan, yang dapat lebih melemahkan penerimaan umum Dolar AS.
Sementara itu, komentar dovish dari Wakil Ketua Federal Reserve (The Fed) untuk Pengawasan Michelle Bowman mengenai prospek suku bunga AS juga menjadi beban utama bagi Dolar AS. Bowman berargumen dalam sebuah pidato pada hari Jumat bahwa The Fed harus siap untuk membawa suku bunga ke level netralnya karena kondisi pasar tenaga kerja tetap rapuh.
sumber : fxstreet
