Harga Minyak Turun di Tengah Ketegangan yang Berlangsung di Iran
West Texas Intermediate (WTI), patokan Minyak Mentah AS, diperdagangkan di sekitar $60,18 saat berita ini ditulis Pukul 13.30 WIB pada hari Kamis. Harga WTI turun di tengah ketegangan yang terus berlangsung di Iran. Para pedagang akan memantau dengan cermat perkembangan geopolitik terbaru seputar kerusuhan sipil di Iran.
Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya telah mengancam akan mengambil tindakan “sangat kuat” terhadap Republik Islam jika mereka mengeksekusi para pengunjuk rasa. Bloomberg melaporkan pada hari Rabu bahwa AS memindahkan staf militer, dan pemerintah Iran memperingatkan negara-negara tetangga agar tidak membantu serangan. Kekhawatiran akan tindakan militer AS terhadap Iran dan kekhawatiran atas kemungkinan gangguan produksi Minyak di Iran dapat mendorong harga WTI dalam jangka pendek.
Di sisi lain, tanda-tanda meredanya ketegangan di Iran dapat membatasi penurunan harga WTI. Trump mengatakan pada awal Kamis bahwa Iran tidak memiliki “rencana untuk melakukan eksekusi,” di tengah kekhawatiran terhadap nasib seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah yang ditahan. Namun, Trump menolak untuk mengesampingkan tindakan militer, mengatakan bahwa pemerintahannya akan menunggu dan melihat.
Persediaan Minyak Mentah AS mengalami peningkatan besar. Menurut laporan mingguan Energy Information Administration (EIA), persediaan Minyak Mentah di AS untuk pekan yang berakhir 14 Januari meningkat sebesar 3,391 juta barel, dibandingkan dengan penurunan 3,831 juta barel pada pekan sebelumnya. Konsensus pasar memprakirakan bahwa persediaan akan turun sebesar 2,2 juta barel.
sumber : fxstreet
