Harga Minyak Naik, Hentikan Penurunan Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menarik aksi beli pada hari Senin dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan dua hari beruntun. Komoditas ini diperdagangkan di $57,71, naik 0,45% saat berita ini ditulis Pukul 13.35 WIB, meskipun latar belakang fundamental yang beragam menunjukkan perlunya kewaspadaan sebelum mengantisipasi pemulihan yang berarti dari level terendahnya sejak 21 Oktober 2025, yang disentuh pada hari Kamis lalu.

Ketegangan antara AS dan Venezuela semakin meningkat minggu lalu setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Penjaga Pantai AS menyita sebuah kapal tanker minyak di pantai Venezuela. Hal ini, pada gilirannya, memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan dari Venezuela dan bertindak sebagai pendorong bagi harga Minyak Mentah. Selain itu, sentimen bearish yang mendasari seputar Dolar AS (USD) terlihat sebagai faktor lain yang memberikan dukungan pada komoditas ini.

Meski Federal Reserve (The Fed) AS berhati-hati tentang pelonggaran kebijakan lebih lanjut, para pedagang masih memperhitungkan kemungkinan dua pemotongan suku bunga lagi pada tahun 2026. Hal ini, pada gilirannya, gagal membantu Greenback untuk mencatat pemulihan yang berarti dari level terendah dua bulan, yang, pada gilirannya, bertindak sebagai pendorong bagi komoditas berdenominasi USD, termasuk harga minyak. Namun, potensi kenaikan tampaknya dibatasi di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan yang terus berlanjut dan potensi kesepakatan damai Rusia-Ukraina.

Dalam perkembangan geopolitik terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengadakan pembicaraan selama lima jam dengan utusan AS pada hari Minggu dan menawarkan untuk mengesampingkan aspirasi negaranya untuk bergabung dengan aliansi militer NATO. Selain itu, utusan AS Steve Witkoff mengatakan bahwa banyak kemajuan telah dicapai, meskipun ia tidak memberikan perincian tambahan. Negosiasi dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari Senin, meskipun optimisme ini mungkin terus bertindak sebagai penghalang bagi harga Minyak Mentah.


sumber : fxstreet