Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Pekan karena Naiknya Permintaan safe Haven

Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir pada awal perdagangan Senin (14/7/2025). Hal itu didorong meningkatnya permintaan aset safe haven setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memperluas perang dagang global.
Dikutip dari Reuters, harga emas hari ini naik 0,2% ke level US$ 3.360,15 per ons pada saat berita ini ditulis Pukul 13.25 WIB, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 23 Juni 2025.
“Permintaan terhadap aset safe haven kembali meningkat di tengah ketidakpastian seputar kebijakan tarif global AS,” kata analis pasar senior di OANDA Kelvin Wong.
Wong menambahkan, secara teknikal, harga emas berpeluang lanjut menguat jika mampu ditutup harian di atas US$ 3.360, dengan target resistance berikutnya di kisaran US$ 3.435.
Kenaikan harga emas terjadi setelah Trump pada Sabtu mengancam akan mengenakan tarif 30% terhadap impor dari Meksiko dan Uni Eropa mulai 1 Agustus 2025, menyusul kegagalan negosiasi dagang selama beberapa pekan terakhir.
Kedua mitra dagang utama AS itu menyebut kebijakan tarif tersebut tidak adil dan mengganggu. Uni Eropa menyatakan akan memperpanjang penangguhan balasan tarif hingga awal Agustus sambil tetap mendorong penyelesaian melalui dialog.
Investor kini menanti rilis data inflasi AS untuk bulan Juni yang dijadwalkan pada Selasa, sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan. Saat ini, pasar memperkirakan adanya peluang pemangkasan suku bunga lebih dari 50 basis poin hingga akhir tahun.
Dalam lingkungan suku bunga rendah, emas cenderung mendapat dukungan karena tidak memberikan imbal hasil bunga namun dianggap aman saat terjadi gejolak ekonomi.
Sementara itu, SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, mencatatkan penurunan kepemilikan 0,12% menjadi 947,64 ton pada Jumat lalu.
Harga perak naik 0,6% ke US$ 38,59 per ons. Tapi harga platinum malah anjlok 1,6% ke US$ 1.377,37 dan palladium ambles 2,1% ke US$ 1.189.
sumber : investor.id